Archive

Arsip Penulis

Setelah Install Manjaro Linux

Agustus 18, 2015 Meninggalkan komentar

setelah install manjaro linux

Setelah tulisan pembuka tentang Manjaro Linux, berikut beberapa hal yang saya lakukan setelah menginstal Manjaro. Sekedar catatan jika suatu saat harus menginstall Manjaro lagi. Karena jelas ini adalah catatn subjektif berdasar kebutuhan pribadi. Selain itu, melihat kelengkapan aplikasi bawaan Manjaro, separo kegiatan saya justru mengurangi aplikasi yang ada :-)

Apa yang saya lakukan setelah install Manjaro Linux adalah :

1. Membawa laptop ke tempat yang berlimpah bandwith internet untuk update Manjaro :p . Segera tersambung internet, jalankan perintah di Terminal untuk sinkronisasi, update dan upgrade :

$ sudo pacman -Syu

Setelah selesai, tidak perduli berapapun versi Manjaro yang saya instal, kini sudah jadi versi terbaru 8-)

2.  Sebetulnya Manjaro sudah cukup ringan. Meski begitu, saya tidak ingin membebani kerja laptop (dengan spek) tanggung yang saya punya. Jadilah beberapa aplikasi bawaan yang bakal tidak saya gunakan, saya buang saja. Aplikasi itu adalah :

  • Thunderbird. Masih butuh aplikasi email client ini sih, tapi fungsinya sudah tergantikan dalam satu paket instal Seamonkey web-browser.
  • Pidgin. Aplikasi multichat yang dulu jadi favorit. Sampai dioprek biar Pidgin bisa Facebook chat dan bahkan  biar bisa Whatsapp di Pidgin. Tapi, seperti kata seorang teman, masa tebar pesona sudah lewat – saatnya masa ambil pesona… khukhu..
  • HexChat. … asl pls.. oh, please

3. Aplikasi-aplikasi yang saya ganti :

  • Mousepad diganti dengan Gedit. Pengolah plain text Gedit masih jadi favorit karena teks yang ditampilkan menyesuaikan ukuran Gedit. Mousepad harus fullscreen terlebih dahulu jika ingin menampilkan teks panjang secara utuh. Jika tidak teksnya akan terpotong tampilannya.
  • qpdfview diganti dengan Evince. qpdfview ternyata belum secara default bisa membaca file berkestensi .djvu . Perlu ditambahkan lagi plugin/addon agar bisa membacanya. Daripada ribet, langsung ganti saja dengan Evince. Lagipula, secara tampilan lebih nyaman menggunakan Evince.

4. Aplikasi yang saya tambahkan :

Baca selengkapnya…

Install ADB Android di Linux Mint

Agustus 12, 2015 Meninggalkan komentar

Setelah sebelumnya berhasil me-Root Lenovo P780 KitKat tanpa PC, hal berikutnya yang saya lakukan adalah membuat default setiap instalasi aplikasi, diletakkan di SD Card (seperti Unyil, mentok di SD gak pernah SMP… #kriuk).

Install ADB Android di Linux MintWalaupun ada di Pengaturan System – (bagian) Device – Storage – Default Write Disk – (dipilih) SD card , tapi tidak menjamin pengaturan tersebut berjalan secara riil. Maka diperlukan bantuan ADB (Android Debug Bridge).

A. Langkah-langkah install ADB di Linux Mint  :

1. Buka Terminal

2. Ketikkan dan Enter (catatan : butuh koneksi internet) :

sudo add-apt-repository ppa:phablet-team/tools && sudo apt-get update

3. Setelah selesai, ketikkan dan Enter :

sudo apt-get install android-tools-adb android-tools-fastboot

Selesai instalasi. Sambungkan Lenovo P780 ke PC menggunakan kabel USB. Pastikan “USB debugging” tercentang.

install ADB Android di linux mint

Berikutnya adalah bagian yang seru. Membuat Lenovo P780  dapat terkoneksi dengan Adb yang baru saja terinstall. Karena ketika Lenovo P780 disambungkan ke PC melalui kabel USB, yang muncul adalah :

Baca selengkapnya…

Root Lenovo P780 KitKat Tanpa PC

Agustus 11, 2015 2 komentar

root lenovo p780 kitkat tanpa pc

Jika sebelumnya, ketika masih menggunakan Android Jelly Bean, Root untuk Lenovo P780 bisa menggunakan Framaroot.

Setelah mendapatkan update KitKat 4.4.2 dengan firmware S228, framaroot tersebut sudah tidak bisa digunakan lagi. Sebetulnya, sudah beberapa lama menikmati keadaan tanpa rooting. Tetapi, semakin lama ukuran file aplikasi yang hanya bisa terinstall di internal memori semakin membengkak. Sementara untuk memindahnya, Lenovo P780 nya perlu diroot.

Akhirnya menemukan KingRoot yang membuat rooting Lenovo P780 tidak membutuhkan PC. Langkah-langkahnya :

  1. Download KingRoot (yang saya gunakan) di sini.
  2. Taruh hasil unduhan KingRoot tersebut ke Lenovo P780
  3. Install dan buka KingRoot
  4. Tekan tombol hijau
  5. Tunggu beberapa saat, jika berhasil maka ada gambar centang di bulatan hijau nya.
  6. Restart dan bisa di cek dengan root checker.

Demikian.

[sumber]

 

 

Manjaro Menandai Era Kebangkitan Arch Linux

Agustus 8, 2015 2 komentar

manjaro linux

Wuahahaha….

*begitu biasanya setelah pemain sinetron ngomong bombastis*

Manjaro juga merupakan distro Linux untuk orang-orang yang tidak silau dengan euforia Party Release..

Wuahahaha…

#plak

Sebetulnya sih, ketika kita menggunakan Linux, sekali install kemudian dinonaktifkan notifikasi update-nya, selesai. Linux tersebut akan berjalan dengan baik sampai hardware-nya sendiri yang jebol. Seperti yang ada di warnet-warnet, perkantoran, dan tempat komersial lainnya yang menggunakan linux. Hanya saja, untuk pemakaian pribadi, hasrat kekinian sulit dibendung.

Setiap ada update versi distro Linux terbaru, selalu pengen untuk mengupdate juga. Akhirnya, lama-lama capek juga. Kemudian beralih ke pilihan moderat, versi distro Linux  LTS (Long Term Support). Setidaknya hanya dua setahun sekali untuk meng-update linuxnya.

Tapi kok ya rasanya masih…

Baca selengkapnya…

Trilogi Bartimaeus

[Sama seperti Adachi Mitsuru ini adalah repost dari blog lama yang domainnya sudah padam]

Pertama kali liat sampul buku ini, terus terang tidak terlalu tertarik.

Saya lihat terlalu fantasi…(karena sering terjebak kisah fantasi yang tidak menyenangkan untuk dibaca…kecuali : Harry Potter, dan serial Eragon).

Lagi-lagi aku disadarkan seorang teman, seperti halnya dia menginsafkan soal Adachi Mitsuru.

its awesome!

Itu komentar saya soal keseluruhan buku ini.

Ini sedikit ulasannya :

Baca selengkapnya…

Menghapus Featured Image di Single Post WordPress

Langsung saja (sudah maghrib, sudah disuruh pulang, cuci tangan, makan, cuci kaki, berdoa dan bobo).

Terkadang, ada template WordPress yang tidak menyertakan fitur untuk menghapus featured-image di single post. Sehingga tampilan di postingan tunggal memuat dua gambar yang sama (atas-bawah).

Untuk menghilangkan Featured Image (Gambar Istimewa) di single post, hosting sendiri tentunya, pastikan punya akses untuk mengotak-atik file template. Bisa saja di beberapa template, letaknya berbeda. Tapi dari penelusuran refensi, biasanya ada di file : single.php atau di content-single.php.

Kemudian, cari dan hapus file yang mengandung kata “thumbnail” dan “featured-image”. Contohnya sebagai berikut :

<?php if ( has_post_thumbnail() ) { ?>
<div class=”featured-image”>
<?php if (get_theme_mod(‘colormag_featured_image_popup’, 0) == 1) { ?>
<a href=”<?php echo $image_popup_url; ?>” class=”image-popup”><?php the_post_thumbnail( ‘colormag-featured-image’ ); ?></a>
<?php } else { ?>
<?php the_post_thumbnail( ‘colormag-featured-image’ ); ?>
<?php } ?>
</div>
<?php } ?>

Simpan dan demikian :-)

Adachi Mitsuru

Juli 27, 2015 1 komentar

[Sama seperti Smurf!  ini adalah repost dari blog lama yang domainnya sudah padam]

Mungkin hanya para jenius yang menghasilkan karya orisinal miliknya sendiri. Selain itu, sudah menjadi biasa jika karya seseorang dipengaruhi karya orang lain.

Demikian juga gaya bercerita saya. Sejak dulu beberapa kali mengalami perubahan sesuai dengan penulis yang mempengaruhi saya saat itu.

Terakhir dan mungkin entah sampai kapan, gaya penulisan saya banyak dipengaruhi oleh Adachi Mitsurusensei (orang Jepang biasa memanggil seseorang yang dirasa telah mengajarinya sesuatu dengan sebutan sensei, guru).

Selain beda nasib, kalau Adachi-sensei adalah manga-ka, sementara saya hanya Tukang Cerita (karena emang ndak bisa nggambar sama sekali :p ). 

Baca selengkapnya…

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 5.626 pengikut lainnya.