Cari

Pradna's Corner

Just another tempat mojoknya Pradna

Alasan Mundur dari 1 Juta Domain Tahun ini

produk banyumas
Gambar ini nggandeng-turut sama (desainer) DablonganClothing

Bapak-ibu seru sekalian alam. Mumpung masih dalam suasana lebaran Ramadhan. Saya mau mengucapkan mohon maaf lahir dan batin, karena tidak bisa meneruskan keterlibatan di program 1 Juta Domain tahun ini.

Begini ceritanya.

Continue reading “Alasan Mundur dari 1 Juta Domain Tahun ini”

Cara Mengatasi Masalah Touchpad Sensitif di Linux Mint

Touchpad laptop saya terlalu sensitif. Senggol dikit langsung move on kemanan-mana…

#kriuk

Setelah nyoba beberapa cara, akhirnya pakai solusi menaikkan parameter touchpad untuk tidak terlalu sensitif, seperti ini :

Continue reading “Cara Mengatasi Masalah Touchpad Sensitif di Linux Mint”

Mengoptimalkan SSD di Linux Mint

mengoptimalkan ssd di linux mint

Akhirnya, pakai Solid State Drive (SSD) juga…

Hasil diracuni Rizki.id  -_-

Jadilah ganti hardisk ke Samsung 850 evo 250 GB dan sekalian nambah RAM jadi 12 Gb (4 + 8 Gb)…. *menatap sedih dompet*

Tapi syukurlah, semua terbayar dengan peningkatan performa yang sangat signifikan. Booting dan membuka aplikasi sekarang hitungannya dalam kejapan mata, kalo sebelumnya dalam hari…. #wohoho #tapilebay

Continue reading “Mengoptimalkan SSD di Linux Mint”

Paduan Kompresi Gambar dengan Jpegtran dan XnConvert

Berawal dari membaca tulisan Google ini hasil dari penilaian Google ini. Google menyarankan untuk mengoptimalkan uukuran file gambar demi mempercepat web.

Jadilah mulai mencoba Jpegtran untuk setiap gambar yang akan diunggah di website. Cara install Jpegtran di Ubuntu :

Continue reading “Paduan Kompresi Gambar dengan Jpegtran dan XnConvert”

Watermark, Resize, dan Convert Gambar Massal (Batch) di Linux Ubuntu

batch-scale-convert-and-apply-watermarks-to-images-with-xnconvert-on-linux
[photo by Softpedia]
Untuk memberi watermark, resize maupun convert gambar secara massal di linux Ubuntu, ada aplikasi keren yang bisa digunakan. Yaitu XnConvert.

File asli dapat diunduh di : Softpedia

Atau kalo semisal di sana sudah tidak ada bisa diunduh di sini

Setelah diunduh, buka Terminal dari folder tempat unduhan XnConvert tadi, kemudian jalankan perintah :

sudo dpkg -i XnConvert-linux-x64.deb
sudo apt-get -f install

Demikian.

[sumber]

Install Owncloud dan Setting Sederhana di Ubuntu

install dan setting owncloud di ubuntu

Berawal dari ide untuk menyimpan data terpusat di kantor Desa Melung. Selain itu juga untuk meminimalisir data rusak karena virus, juga sebagai backup. Dipilihlah teknologi komputasi awan (cloud computing), dengan aplikasi Owncloud.

Jadilah, ada 1 komputer yang digunakan sebagai server lokal (tentunya dengan hardisk berkapasitas lega). Server ini diinstal Owncloud, kemudian masing-masing Perangkat Desa, mendapat akun. Kemudian mereka bisa menyimpan data, berbagi data dari komputer dan ponsel pintar masing-masing. Komputer klien, apapun Sistem Operasinya, tidak perlu diinstal Owncloud.

Continue reading “Install Owncloud dan Setting Sederhana di Ubuntu”

Install LibreOffice lewat PPA di Ubuntu dan Turunannya

install libreoffice di ubuntu dengan ppa

Masih seputar Elementary OS. Defaultnya distro turunan Ubuntu ini tidak menyertakan LibreOffice. Untuk install LibreOffice di Ubuntu dan Elementary OS (dan derifatif lainnya), tentu saja akan lebih mudah kalau sudah tersedia PPA-nya.

Karena akan menjadi singkat seperti ini :

Continue reading “Install LibreOffice lewat PPA di Ubuntu dan Turunannya”

sudo: add-apt-repository: command not found

Ubuntu Missing add-apt-repository command

Bermula dari tweet kawan lama, GadgetBoi, yang selalu mengabarkan apapun yang keren-keren kalau Elementary OS  “Loki” sudah tersedia.

Tentu saja, langsung fresh install  “Loki”. Ternyata ada beberapa catatan setelah install saudara Thor ini :

Continue reading “sudo: add-apt-repository: command not found”

Masalah Koneksi Internet Modem Huawei di Ubuntu 16.04

Untuk waktu yang kekinian dengan ragam distro, modem Huawei (bahkan saya sudah lupa seri modemnya) yang saya pakai selalu langsung dikenali oleh distro-distro tersebut. Memang demikianlah seharusnya.

Tapi entah kenapa di Ubuntu terkini (Ubuntu 16.04), modem Huawei tersebut cuma muncul di hasil $ lsusb tanpa benar-benar terdetek oleh si Xenial Xerus.  Otomatis modem Huawei belum bisa buat koneksi internet di Ubuntu 16.04 ini.

Dimulailah ritual untuk mencari referensi untuk mengatasi masalah ini. Setelah banyak pusing, begini hasilnya :

Continue reading “Masalah Koneksi Internet Modem Huawei di Ubuntu 16.04”

Atas ↑