Lanjutan dari bagian Pertama yang bisa dibaca di sini.

Empat tahun yang mengesankan di kota yang terkenal dengan objek wisata dataran tingginya ini. Tukang Cerita harus berpisah dengan kedua orang tua. Tukang Cerita-pun tinggal berdua dengan nenek di kota pesisir utara Pulau Jawa.

Rumah nenek berada di tengah kota. Berada di tepi jalan raya, tidak banyak halaman untuk bermain bebas di sini.

Beruntung, ada teman satu kelas Tukang Cerita yang memiliki halaman luas. Rosantika namanya, bulat-gemuk anaknya. Tapi pintar dalam pelajaran dan jago bermacam olah-raga. Sebuah alasan bagus buat Tukang Cerita untuk sesering mungkin mengayuh sepeda mininya ke rumah Rosantika dengan alasan, belajar bersama!

Lanjutkan membaca “Dunia Tukang Cerita untuk Takita (bagian 2)”