Cari

Pradna's Corner

Just another tempat mojoknya Pradna

Tag

Linux Mint

Cara Install CMS Lokomedia di Linux Mint

Ini adalah tulisan cara install CMS Lokomedia di localhost Linux Mint. Tulisan ini terinspirasi oleh Kang Mufid yang menggunakan CMS Lokomedia untuk salah satu situsnya, saya jadi tertarik untuk mencobanya. Apalagi menurut Kang Mufid, CMS racikan Indonesia ini, cukup lengkap fiturnya tapi juga menantang untuk kostumisasi.

Jadilah, malam ini mencoba untuk mencicipi CMS dari penerbit buku-buku TI asal Yogyakarta ini. Tentu, pertama-tama yang saya lakukan adalah membenamkan CMS Lokomedia di Linux Mint yang saya gunakan di desktop PC.

Berikut langkah-langkah dan sedikit manuver Cara Install CMS Lokomedia di localhost Linux Mint :

1.  Pastikan server localhost sudah terinstall. Saya menggunakan LAMPP yang pernah saya tulis cara instalasinya di sini.

2. Download CMS Lokomedia versi terbaru. Saat tulisan ini diturunkan, saya menggunakan versi 1.5.9 yang bisa didownload di sini.

Continue reading “Cara Install CMS Lokomedia di Linux Mint”

Install Driver Canon Pixma iP1980 di Linux Mint

install driver canon pixma ip1980 di linux mint

Sebelum ini saya bermaksud untuk melakukan instalasi kembali printer Canon Pixma iP1980 (iP1900 series) berdasar catatan pribadi sebelumnya. Tapi ternyata dengan cara itu sudah tidak berlaku lagi. Beberapa file yang dibutuhkan ternyata sudah tidak lagi diunggah.

Tapi untunglah saat aktif di Gerakan Desa Membangun Banyumas, berkenalan dengan pegiat BlankOn Banyumas yang menuliskan tutorial install driver canon pixma iP1980 di salah satu blog pribadinya.

Langsung mulai saja :

Continue reading “Install Driver Canon Pixma iP1980 di Linux Mint”

Internet Sharing Wireless di Linux Mint

Ini tulisan sebetulnya ditujukan untuk memamerkan kepada mahasiswa yang saya ajar, bahwa share internet melalui jaringan nirkabel (wireless) dengan model ad-hoc (antar komputer) di Linux Mint adalah mudah.

Terinspirasi dari tulisannya kang Endar (leluhur Blogger Banyumas), saya coba tuliskan diantara pergantian kelas.

(dua paragraf diatas jelas sekali aroma pencitraannya…khukhu)

Langsung saja saya mulai :

1. Siapkan laptop ber-OS Ubuntu atau derivatifnya yang sudah bisa tersambung dengan internet.

2. Klik Network Connection yang ada di panel sebelah kanan. Atau Buka Network Connection melalui System-Preferences-Network Connection

3. Setting wireless sebagai berikut:

Continue reading “Internet Sharing Wireless di Linux Mint”

Format Flashdisk di Linux Mint

Akhir-akhir ini, seiring dengan semakin gencarnya kegiatan kampanye linux yang saya lakukan, sebagai tahap awal pengenalan linux, saya menyarankan untuk menginstal linux di flashdisk.

Masalahnya, saya selalu lupa cara untuk memformat flashdisk yang akan disuntikkan distro linux…maklum, cuma jurkam bukan hacker :D

Daripada selalu gogling, setiap mau format flashdisk, memang sebaiknya saya punya catatannya sendiri di sini.

Mari kita mulai :
Continue reading “Format Flashdisk di Linux Mint”

Mengembalikan Grub 2 Ubuntu / Linux Mint

Jaman Grub (versi) Lama saya pernah menuliskan cara mengembalikannya.

Demikian pula dengan Grub(versi)  2 yang telah dipakai distro-distro besar linux masa kini, saya merasa perlu membuat catatannya. Sukur-sukur bermanfaat bagi yang lain :)

Ini berguna bagi yang mengalami Grub-nya tertutup distro lain ataupun setelah menginstall windows (semoga tidak yang bajakan).

Langsung saja :
Continue reading “Mengembalikan Grub 2 Ubuntu / Linux Mint”

Error libssl.so.0

Sebelum ke permasalahan, mau curhat  sebentar ah ^_^v

Pikiran ini muncul setiap berhasil menyelesaikan masalah kecil ketika menggunakan Linux :

“Apa yang diharapkan dari sebuah computer?”

Tentu adalah kemudahan penggunaan untuk membantu pekerjaan sehari-hari.

Dari sinilah, muncul ide untuk menjual komputer beserta Operating System (OS) ciptaan penjual komputer itu,di dalamnya. Ini masih fair, karena kita membeli komputer beserta program di dalamnya.

Seperti membeli sepatu dengan tali sepatunya sekaligus.

Kemudian, ada yang lebih brilliant.
Continue reading “Error libssl.so.0”

Install Drupal di Linux Mint

Seperti Joomla, WordPress, Drupal adalah CMS siap pakai.

Kata orang, Drupal itu penuh tantangan. Kata orang, itu karena Drupal ringan dan bebas dimodifikasi. Jadinya bisa dibuat untuk freestyle sesuka hati. Namanya freestyle pasti susah diawal-awal latihan tapi terlihat keren ketika sudah menguasai.

Jadi pengen nyoba.

Pertama tentu menginstall Drupal dulu di Linux Mint saya. Bukan di OpenSuse atau Slackware…karena siapa tahu ada sumbangan kedua distro yang baru saja mengeluarkan rilisnya (jangan baca : lagi males bongkar-bongkar Opensuse dan Slackware).

*Mulai Persiapan di server lokal :
Continue reading “Install Drupal di Linux Mint”

No libsvn java path Eclipse di Linux Mint / Ubuntu

Dalam rangka belajar Eclipse (framework Java),
tentulah saya tanam program tersebut ke Linux Mint 8 (Helena) saya. Ini berlaku juga untuk yang memakai Ubuntu. Saya install dengan perintah standar :

$sudo apt-get install eclipse

File sebesar 150Mb tersedot ke kompyuter (ukuran yang cukup besar buat koneksi yang cukup kecil). Eclipse versi 3.5.1 Galileo yang saya pakai saat tulisan ini dibuat.

A. Kemudian pelajaran berlanjut ke bab SVN. Saya ikuti. Yaitu dengan menginstall plugin svn tersebut ke Eclipse. Langkah-langkahnya :
Continue reading “No libsvn java path Eclipse di Linux Mint / Ubuntu”

Lilo Slackware dan Grub Mint (sebuah catatan poligami)

Betapapun tidak berartinya hamba, setidaknya komen asal-asalan saya tentunya menambah statistik jumlah komen di blog Anda seru sekalian alam. Untuk itu perkenankanlah hamba untuk memohon maaf hingga awal Desember nanti belum bisa sekedar meninggalkan jejak di rumah Anda *menjura hormat*

Disamping itu. alasan lain mengabaikan blogosphere adalah saya sedang mengusahakan poligami dengan gadis bersahaja, setelah sekian lama ditemani si wanita cantik (tersipu).
Continue reading “Lilo Slackware dan Grub Mint (sebuah catatan poligami)”

Wallpaper Terminal Desktop ala Die Hard 4

terminalwallpaper4

Silahkan kepruk-korsi, tapi saya sendiri belum pernah nonton film Die Hard 4 :lol:

Ceritanya, temen mahasiswa di kosan tanya : “Prad, di film Die Hard 4 kayaknya pake linux tuh. Tapi kok ngetik kode-kodenya bisa lewat wallpaper desktopnya? Keren deh.”

Pertanyaan itu lalu masuk file yang patut diselidiki. Lama waktu berselang, hasilnya mulai tampak berkat bimbingan mas M.Misbahul Munir (sayang, saya ndak tau blog-nya apa).

Langkah-langkahnya memang rada bertele-tele. Tapi hasilnya memuaskan untuk tampilan desktop linux kita. Bak hacker sejati yang ngetak-ngetik kode di halaman depan desktop. Iyey!

Langsung saja. Maaf saja kalau screenshot tidak disertakan semuanya. Karena sangat banyak…sementara benwith,miskin sangat. Saya menggunakan desktop Gnome di Linux Mint 7. Bisa juga diterapkan di desktop Gnome Ubuntu. Desktop KDE…maafkan hamba, karena belum punya (worship).

TAHAP I.  SISI TERMINAL

Continue reading “Wallpaper Terminal Desktop ala Die Hard 4”

Blog di WordPress.com. | Tema Baskerville.

Atas ↑

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 6.013 pengikut lainnya