Cari

Pradna's Corner

Just another tempat mojoknya Pradna

Tag

internet

Modem SpeedUp 8650u di Linux Mint dan Ubuntu

Sewaktu berdinas seperti biasa di Wisma Merdeka, seorang wartawan salah satu harian terkemuka di Purwokerto datang dengan membawa persoalan modem SpeedUp 8650u di Linux Mint-nya 😀

Setelah sejenak gugling dan menemukan blog referensi ini , maka marilah kita mulai koneksi modem speedup 8650u di Linux Mint dan Ubuntu :

Lanjutkan membaca “Modem SpeedUp 8650u di Linux Mint dan Ubuntu”

Domain desa.id

domian desa.id
salah satu alamat web desa yang dibordir di jaket Kepala Desa Pancasan, http://pancasan.or.id

Disadari atau belum akhir-akhir ini, apapun wadahnya, desa-desa di wilayah Nusantara mulai menggeliat untuk menjadi daerah yang mandiri. Daerah yang tidak terlalu bergantung kepada pemerintah pusat.

Ini dapat dipahami, mengingat selama ini desa hanya dijadikan sebagai objek proyek Pemerintah, tanpa melihat apakah program (proyek) tersebut tepat guna diterapkan di suatu desa atau tidak.

Lebih jauh lagi, seringkali desa hanya dimanfaatkan sebagai tempat untuk mendulang tambang dan suara, tanpa diberikan haknya.

Menghadapi kondisi seperti tersebut, desa mulai berjejaring dalam berbagai macam kelompok untuk bersama-sama menjadi lebih mandiri dan memiliki daya tawar.

Termasuk diantaranya adalah Gerakan Desa Membangun (GDM). Sebuah gerakan yang berawal dari keinginan desa itu sendiri untuk memanfaatkan teknologi dengan tujuan untuk menjadikan desa mandiri secara ekonomi dan memiliki daya tawar bagi pemerintahannya. Karena subjeknya adalah desa, tidak lagi sekedar sebagai objek, maka gerakan ini menggunakan nama Desa (sendirilah yang) Membangun.
Lanjutkan membaca “Domain desa.id”

Sedikit catatan Ubuntu 9.04 dan OpenSuse 11.1

Setahun nyaman bersama Ubuntu Muslim Edition 8.04.1. Karena bencana yang tidak mampu saya kembalikan (orang yg kurang belajar *nepok jidat*), Ubuntu beserta partisi dan distro yang lain jadi berantakan tak terkira.

Waktu ingin install ulang Ubuntu, ternyata DVD Ubuntu ME sudah amburadul juga karena seringnya saya bawa, takut-takut suatu saat Ubuntu ME-nya bermasalah. Tapi memang ketahanan Ubuntu (linux pada umumnya) luar biasa. Saya punya 3 PC-client yang terinstall Ubuntu 7.04 (brati saat ini sudah 2 tahun berjalan), belum bermasalah yang menyebabkan harus diinstall ulang…sampe lupa kalo masih ada 3 Ubuntu 7.04 😛

Jadilah saya install Ubuntu 9.04 codename Jaunty Janckalope (kata Ratu sih, tante J / J-aunty), dan OpenSuse 11.1 KDE-version (biar ada variasi desktop).

Setelah install 2 distro itu. Ternyata memang saya ketinggalan linux 1 tahun, yang bikin saya sedikit gagap dan mlongo terkagum-kagum-takjub. Ini sedikit catatannya. Sekali lagi, biar tidak lupa sendiri :

Ubuntu 9.04

** Saat ini koneksi internet yang digunakan adalah internet `tjap bledheg` (bledheg dalam bahasa Jawa artinya : petir; flash; atau semacam itulah). Ternyata begitu modem usb GSM ditunyukkan (baca : didudulkan,eh,dicolokkan), langsung muncul jendela pilihan operator seluler di Indonesia. Tinggal pilih dan kemudian nantinya disesuaikan lebih lanjut settingnya di Network Connection yang ada di panel-desktop sebelah kanan bawah. Network Connection Jaunty sudah ada Tab Mobile Broadband. Tinggal memastikan APN nya adalah “internet” (buat Flash unlimited).

network_connTab Mobile Broadband di Network Connection

Setelah itu tinggal klik kiri icon Network Connection di sebelah kanan bawah panel-desktop, dan klik nama koneksi broadband kita. Sudah ada pula opsi untuk diskonek.

koneksi_ubuntu2Konek internet Tsel Flash

Untuk sementara Wvdial buat Modem Huawei220 belum saya gunakan. Apalagi defaultnya, sekarang Ubuntu 9.04 malah tidak seperti seri sebelumnya yang menyertakan wvdial sebagai paket bawaan. Kalau satu-satunya koneksi internet pertama mengandalkan wvdial, bisa digunakan cara install wvdial di Jaunty milik Kang AndyMSE.

**YM-an**
Lanjutkan membaca “Sedikit catatan Ubuntu 9.04 dan OpenSuse 11.1”

Sharing Internet di Ubuntu

Dengan semangat mencoba (mumpung nyu bie di linux), warnet ini tak ganti Ubuntu OS-nya (yang semula Zencafe 1.2). Tidak ada alasan apa-apa tentang penggantian ini, murni pengen coba-coba 🙂 Aku tanya mbah Google, nemu situsnya Om Iman Hermawan . Jadilah aku ikuti langkah-langkahnya seperti ini: Lanjutkan membaca “Sharing Internet di Ubuntu”

Atas ↑