Cari

Pradna's Corner

Just another tempat mojoknya Pradna

Tag

desa

Lomba Perahu Naga di Dreamland desa Pancasan, Banyumas

kaos gerakan desa membangun banyumas
Desain kaos Desa Membangun yang dikenakan Tim Perahu Naga Desa Membangun

Berita resminya ada di situs Blogger Banyumas.

Di sini adalah cerita nista-nya πŸ˜€

Satu hal yang menyenangkan dari Gerakan Desa Membangun (GDM) Banyumas adalah ke-kasual-annya. Santai, belajar bersama, saling mendukung, saling memotivasi meski seringnya dalam hal penistaan πŸ˜€

Tapi layaknya keluarga, saling gojek-kere seperti itulah yang membuat ikatan antar desa ini menjadi kental dan menyenangkan (bahasa jawa-nya : kanca/konco pliket πŸ˜† )

Lihat saja, begitu ada undangan dari desa Pancasan, kecamatan Ajibarang, Banyumas untuk mengikuti Lomba Perahu Naga, langsung ditanggapi dengan semangat : ayo ikut!

Secara alami, terbentuklah 1 tim perahu naga GDM.

Menyadari sebagian besar anggota tim perahu naga GDM belum pernah sekalipun mendayung perahu naga, Tim Desa Membangun Banyumas ini meminta kemurahan hati Kepala Desa Pancasan untuk mengizinkan latihan terlebih dahulu sebelum hari pembantaian perlombaan.

Permission granted. Ijin diberikan.

Maka, hari kamis sore (sebetulnya sih janjiannya tidak begitu sore, hanya molor dulu kemana-mana πŸ˜€ ) tanggal 29 MaretΒ  2012, Tim Perahu Naga GDM berkumpul di Dreamland Pancasan, Ajibarang, Banyumas.

Sekali lagi, Dreamland ini merupakan wahana rekreasi air yang sedang dikembangkan secara agresif demi tujuan mulia : ikon Jawa Tengah.

Ini saya tampilkan lagi rangkuman foto Dreamland Pancasan, Ajibarang – Banyumas :

dreamland desa pancasan,banyumas
Dreamland Pancasan, Ajibarang - Banyumas

Tempat yang sangat menggiurkan untuk bersenang-senang. Maka tidak heran jika (silakan perhatikan timeline foto berikut ini) :

Lanjutkan membaca “Lomba Perahu Naga di Dreamland desa Pancasan, Banyumas” β†’

Kenaikan BBM dan Kelompok Belajar GDM

Ada hubungannya? Mungkin
Nembak keyword? Pasti πŸ˜€

Seperti sebelumnya, tulisan resminya dari postingan ini sudah saya unggah di Blogger Banyumas . Di sini berisi kesan2 tidak resminya

Seperti yang sudah saya tulis sebelumnya,gerakan desa membangun ini adalah gerakan yang berdasar dari kemauan desa itu sendiri untuk memajukan desanya sendiri.

Tidak ada paksaan.
Tidak ada perintah dari pemerintah.
Tidak ada hasil materi yang langsung kelihatan di sini.

Murni keinginan hati nurani untuk membuat desa tempat tinggalnya jadi mandiri.

Kelihatannya seperti gerakan utopis di tengah situasi sulit seperti ini,ya. Apalagi akhir-akhir ini Bahan Bakar Minyak (BBM) akan semakin membumbung tinggi.

Harga BBM naik memang jadi bencana. TapiΒ  seperti bencana lainnya, yang terpenting adalah apa yang bisa kita lakukan untuk melanjutkan hidup.

Lanjutkan membaca “Kenaikan BBM dan Kelompok Belajar GDM” β†’

Lokakarya Desa Membangun III, Desa Dermaji, Banyumas

lokakarya desa membangun desa dermaji banyumas
Lokakarya Desa Membangun III, desa Beji, Banyumas

Dua hari luar biasa saya alami akhir pekan ini. Tanggal 11-12 Maret 2012, saya mengikuti acara Lokakarya Desa Membangun III, di desa Dermaji, kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas.

Lebih lengkapnya tentang apa itu dan acara Gerakan Desa Membangun, silakan baca tulisan saya di Blogger Banyumas :). Karena seperti biasa, di sini tempat untuk menuliskan “kesan” yang saya dapat selama acara.

Intinya sih, Gerakan Desa Membangun (GDM) adalah gerakan gotong-royong untuk mengenalkan teknologi informasi dan komunikasi kepada desa guna dimanfaatkan untuk mengabarkan kepada dunia potensi desa mereka yang didukung oleh Sistem Informasi Desa yang berbasis open source.

Saya beruntung teman-teman Infest Jogja dan JogloabangΒ  bersedia menyisihkan sedikit tempat duduk, sehingga saya bisa menumpang mobil nyaman pergi-pulang ke desa Dermaji πŸ˜€

Apalagi selepas jalan raya Lumbir masuk ke desa Dermaji, jalan berubah menjadi jalur off road dengan kelokan, turunan dan tanjakan yang bisa membuat para pecinta olahraga ekstrim meneteskan air liur. Sayangnya tidak kalau kita memakai mobil keluarga (pinjaman) yang biasa.

Lanjutkan membaca “Lokakarya Desa Membangun III, Desa Dermaji, Banyumas” β†’

Obrolan Sore 12 : Koin Unas untuk Bang Sianturi

Sore hari.
Telah duduk mengelilingi meja bundar usang di teras rumah joglo tua itu, Kang Sronto, Kang Guru, Mas Roy, Lik Power dan Cengkir selaku tuan rumah. Jamuan sore ini adalah segelas kopi kental-manis dan rokok tingwe (linthing-dewe , swa-linting).

“Katanya Unas, ujian nasional dibubarkan ya, Kang Guru?” tanya Kang Sronto membuka Obrolan Sore.

“Keputusan Mahkamah Agung, Unas memang ditiadakan. Tapi sama Pak Menteri Unas tahun ini tetap diadakan.” jawab Kang Guru.
Lanjutkan membaca “Obrolan Sore 12 : Koin Unas untuk Bang Sianturi” β†’

Obrolan Sore : Neighbourhood

Sore hari.
Meski di bulan puasa, tidak ada niat untuk menghentikan Obrolan Sore di rumah Cengkir yang sudah berlangsung 3 generasi….

“Ngko sik, sebentar…Ini judul kok sok pake bahasa londo kayak gini,ya? Opo Tukang Ceritanya jos gandos boso londone?” tanya Lik Power.

“Halah, Pak Lik. Tukang Ceritane ngapalke I Love U aja 3 taon.” balas Mas Aris.

“Brati mung gur gaya-gayaan Tukang Ceritanya?” tuntut Kang Sronto.

“….”

“Mau dilanjutkan gak nih?!”

“Yo wis, yo wis…puasa-puasa kok mutung.”

Baiklah. Saya ulang dari awal.
Lanjutkan membaca “Obrolan Sore : Neighbourhood” β†’

Atas ↑