Cari

Pradna's Corner

Just another tempat mojoknya Pradna

Kategori

Cerita Tukang Cerita

Turning Point

Sore hari yang cerah.

Burung-burung mulai kembali berdatangan setelah seharian beterbangan kian kemari untuk mencari makan. Ribut diantara rindangnya pepohonan jati yang ditanam dengan jarak terukur, tepat di bawah barisan bukit kapur berbentuk kerucut (cone hill).

Di bawah bukit itulah berdiri seadanya sebuah pondok dari kayu pohon kelapa, beratapkan rumbai kelapa. Menyendiri diatas tanah pasir, diantara pepohonan jati. Cukup untuk sekedar terlindung dari terpaan angin laut yang berjarak hanya selemparan batu.

Dalam bilik sederhana berlantaikan pasir pantai, diatas meja dari kayu pohon nangka yang telah menghitam terdapat laptop yang telah berminggu ini tidak pernah dinyalakan. Duduk diatas kursi kayu usang, Tukang Cerita yang juga telah terdiam berminggu ini. Berminggu pula dia hanya menatap tebing tebing kapur dari jendela di depannya, dan hanya sesekali mengalihkan pandangannya ke layar hitam layar laptopnya.

Tiba-tiba sesosok laki-laki terpantul dari layar laptop yang telah berdebu itu.

“Hantu.” kata Tukang Cerita pendek.
Lanjutkan membaca “Turning Point”

3 Kata 3 Cerita

Suatu Sore di Taman Bunga.

“San”

Ya?

“Gak”

“San”

Apa?

“Cantik”

Hmm?
Lanjutkan membaca “3 Kata 3 Cerita”

Persimpangan

Langkahku terhenti di sini.

Backpack besar yang membebani pundak, segera kuhempaskan begitu saja ke tanah di bawahku. Sekilas aku memandang tas yang berisi segala macam peralatan pentas pribadiku, untuk sekedar menyambung hidup di sepanjang perjalananku selama ini. Beragam lakon sudah aku perankan di jalanan, di sudut kota, di mana saja, demi meraup receh yang mengantarkanku ke perjalanan berikutnya.

Seringai kering yang menghiasi bibirku ketika aku mengalihkan pandangan ke sekelilingku, langsung lenyap. Kenyataan di depanku membuat segala macam perasaan positif yang pernah didefinisikan orang, menguap…lebih tepatnya, membeku.

Sejauh mata memandang, terlihat hamparan putih salju. Hanya dihiasi oleh pepohonan kering yang mencuat keluar dari permukaan putihnya salju, memberikan sentuhan warna hitam mengerikan. Seperti kepala orang yang terserang penyakit kulit parah.
Lanjutkan membaca “Persimpangan”

Atas ↑