Ilmu-mu bakal diperas… #mbwahaha #devilaugh

Dari awal bikin brand Tukang Kopi Panggilan (TKP), saya sering bilang ke yang order atau ke temen2… kalo TKP ini cuman kedok. Mosok ya beli kopi cuma 10 ribu, dibela2in didatengi sampai ke pelosok Banyumas, yekan

tukang kopi panggilan

Dan setelah terbentuk brand, kalok Pradna itu tukang bikin kopi, jadilah setiap ada kesempatan, saya menawarkan untuk ngobrol-ngobrolnya di rumah saya saja. Dengan iming-iming, nanti saya bikinkan kopi enak ! (gratis pastinya)

Sejak saat itu, mulai orang-orang hebat berkenan datang atas bujuk-rayu ini 😆

Jadilah kesampaian keinginan terselubung saya ini untuk belajar dari orang-orang hebat ini. Mulai dari dosen, calon bupati, pak lurah, pak RT, malah orang-orang luar biasa dari Bukapeta berkenan menginap dengan iming-iming tambahan rumah kosong, jadi bebas :mrgreen:

Bahkan beliau-beliau yang dari mau berangkat sudah pede bilang tidak punya ilmu apa-apa, dan bersikukuh profesinya remeh-temeh pun… tenang, saya selalu punya cara interograsi buat mengeluarkan cerita panjenangan buat saya jadikan Mutiara Hikmah… #syedaap

tukang kopi rumahan

Ndilalahnya, rumah saya separonya dikelilingi kebon, dan separonya lagi tetangga cuman 3 rumah. Cocok buat ngangsu kawruh sambil ngopi-ngopi, sambil sesekali diselingi obrolan persekongkolan 😉

Kok sampai segitunya sih?

Ini karena, saya nyadar kalau sebetulnya IQ saya ndak bagus-bagus banget. Coba ae tantang catur… bisa dalam 3 langkah is det sayanya. Maka yang bisa saya lakukan adalah menyerap sebanyak-banyaknya ilmu dari sebanyak-banyaknya orang. Kemudian disuling, dijadikan konsep, dilaksanakan, dan diujikan lagi ke orang-orang cerdas ini.

Jadilah Produk Banyumas .

Dimulai dari konsep sesederhana mungkin, yang bisa dijalankan. Kemudian diujikan dengan bercerita ke beliau-beliau, siapa pun dengan harapan mendapatkan feedback.

Atau dari obrolan-obrolan bermodalkan kopi enak di rumah, saya jadi dapat ide-ide lainnya.

Jadi… hati-hati ya sama iming-iming kopi enak di rumah Pradna!

***

maturnuwun kepada poro guru yang sudah berkenan rawuh sekedar mampir ngopi ke gubug saya di kebon, mugi rawuhipun dan ilmu yang panjenengan ajarken pada saya diberikan balasan rohmat kaliyan Gusti Allah Ta’ala… aamiin  #suntangan