kopdar Anazkia dan Olipe Oile

Ada tiga hal yang saya rela mencium tangan mereka. Orang-orang yang berilmu; kasepuhan ; dan orang-orang yang mengabdikan hidupnya untuk kemanusiaan.

Anazkia, adalah blogger yang ketiga hal itu ada didirinya. Berilmu, mengabdikan hidupnya untuk kemanusiaan, dan… sepuh.

Bisa dibayangkan bagaimana hormat saya pada beliau. Bahkan kalau berdiri bersama beliau, saya selalu mundur tiga langkah, agar tidak menginjak bayangan beliau… saking hormatnya.

Baru-baru ini untuk kesekian kalinya, saya diperkenankan untuk menemui beliau, Anazkia di kedai kopi Praketa. Berkat kemurahanhatinya lah saya diperkenankan untuk duduk di kursi, dari semula saya yang hendak ndlosor duduk di lantai. Bahkan kemudian saya dipersilahkan untuk foto bersama idola saya tersebut. Difotokan dengan cantik oleh Ratu Kopi dan Ibu Kuliner, Yang Namanya Harus Sering Disebut, Yang Mulia Olipe Oile.

Wah… benar-benar pembukaan yang lebay sangat.

Jadi… langsung saja. Berikut petikan wawancara imajiner saya dengan Anaz (karena aslinya waktu ketemu, kita cuma cekakak-cekikikan aja sambil nyolek2 mbak barista Praketa ) :


Pradna (selanjutnya ditandai dengan cetak tebal) :  Anazkia…. sampai sekarang aku gak apal nama aslimu lho, Naz. Aku gugling ya?

Anazkia (selanjutnya ditandai dengan cetak miring) : Jangaan! Biar orang-orang terdekat dan petugas KUA aja yang tau!

Baiklah… toh bukan saya yang harus ngapalin nama Anaz dalam satu tarikan napas di depan KUA. Oke lanjut, kapan kita mulai kenalan?

Tahun 2009. Dikenalin sama Mbak Ratu via YM (Yahoo! Messenger, red – siapa tau ada yang ndak njamani)

Oo iyaa… waktu itu Ratu bilang ke aku, kalau ada ART asal Indonesia yang kerja di Malaysia, pengen ngeblog. Siapa tau bisa ngobrol soal blog. Aku langsung mikir, wuih keren, dan mau terima tawaran Ratu buat berteman sama Anaz. Dan ternyata terbukti, saya dikenalkan sama perempuan yang luar biasa… #worship dah!

 Gak pengen denger cerita dari sisi aku?

Gak usah, karena aku yang mewawancara.


Lanjut… berapa lama kerja di Malaysia, Naz?

Tujuh tahun

Dan bahkan waktu di Malaysia sudah aktif terlibat di beragam gerakan literasi. Baik untuk para BMI di sana dan juga dari sana ikut membantu mengkoordinir gerakan sosial Blogger Hibah Sejuta Buku. Wow! Bagaimana ceritanya, Naz?

 Jadi begini ceritanya…

 Cukup, Naz. Saya males nulisnya.. Buat yang pengen tau ceritanya, sudah ditulis Anaz sendiri di link ini : https://indonesiana.tempo.co/read/15952/2014/05/27/anazkia/blogger-hibah-sejuta-buku  . Klik saja.


Berikutnya, jawab dengan dengan singkat ya?

 Ya

 Begitu selesai kerja di Malaysia dan full balik ke Indonesia tahun 2013, langsung diganjar (bukan nama Gubernur) Srikandi Favorit 2013 dari KEB?

Ya

 Tahun 2014 jadi salah satu Perempuan Inspiratif Nova 2014

Ya

 Tahun 2015 menjadi Finalis of Kartini Next Generation 2015 dari Kominfo

Ya

 Trus sekarang selain kegiatan-kegiatan kemanusiaan tersebut di atas, aktif juga jadi pegiat Internet Sehat ya? Luar biasa.

Ya

 Terima kasih sudah membuat wawancara saya terlihat panjang

 Sama-sama


Kayaknya lho ya.. ini kayaknya. Kita akhirnya pertama meet up di Jogja,  tahun 2010 pas letusan dahsyat Merapi. (Abaikan yang ketemu sekilas pagi-pagi di stasiun).

Iya, kayaknya

 Trus, setelah itu beliau, eh kamu (lupa kalau lagi wawancara), kembali memaksa menggerakkan blogger-blogger buat menulis yang terus dibukukan. Hasil penjualan bukunya seluruhnya untuk sosial. Itu keren banget!

 Terima kasih

Nggak, maksudnya, bukunya keren banget. Soalnya ada Pradna ikut nulis di situ. Ini link-nya : https://pojokpradna.wordpress.com/?s=relawan+merapi   . Klik aja

Iya emang keren tulisannya 

 Kamu pasti ga akan bilang gitu, kalo bukan di wawancara imajiner

Nggak akan sudi


Anaz pertama kali beneran main ke Purwokerto waktu acara Blogger Camp ya?

Iy..

Waktu itu aku sempat bingung juga mau menginapkan Anaz dimana setelah selesai acara, karena aku menjanjikan mau nyulik ke Desa Dermaji yang ngehits ituh. Mosok aku bawa ke rumah… aku belum siap, Naz…

 Hoy..

 Jangan potong pertanyaan. Ini wawancaraku. Oke? Good… Sampai mana tadi? Ah iya. Untung waktu itu.. dan waktu Blogger Camp itu juga, saya pertama kali ketemu dan kenalan dengan Ratu Kopi dan Ibu Kuliner, Yang Namanya Harus Sering Disebut, Yang Mulia Olipe Oile. Beruntung kamu, Naz… Dengan sifat saya yang selalu semena-mena, saya titipkan Anazkia buat menginap di rumah Ratu Kopi dan Ibu Kuliner, Yang Namanya Harus Sering Disebut, Yang Mulia Olipe Oile yang baru aku kenal di situ. Padahal bisa aja orang yang baru kita kenal itu seorang Pemakan Srikandi Blogger di waktu senggangnya, iya kan? Beruntung banget sih kamu, Naz

Hey..

 Please, Anazkia… ini wawancaraku! Trus, trus… Untung saja kamu malah berjodoh banget sama Ratu Kopi dan Ibu Kuliner, Yang Namanya Harus Sering Disebut, Yang Mulia Olipe Oile.Sampai-sampai seorang Anazkia berkenan mengikuti acara super-keren : Juguran Blogger Indonesia, yang diadain komunitas mega-keren : Blogger Banyumas…ukh itu acara emang diikuti oleh blogger-blogger ultra-keren dari seluruh penjuru dunia. Gak kepengen nyariin sponsor buat Juguran Blogger 2018 gitu, Naz? Dari Kementrian apa gitu?

 Ngg..

 Ah udah ah… diwawancara kok lama banget jawabnya

bye

 Arrrghhh…


Diposting sebagai balasan tulisan Anazkia di  https://www.anazkia.id/2018/04/bertemu-mas-pradna-blogger-tua-atau.html?m=1  . Klik aja…  :mrgreen:

Iklan