juguran blogger indonesia 2017

Karena kita sombong.

Sejak awal Juguran Blogger, kita sudah berprinsip : jika ada sponsor, maka ada Juguran Blogger.

Bukan sebaliknya… biasanya, pengen bikin kegiatan baru nyari-nyari sponsor. Buat komunitas blogger sombong, seperti itu sungguh nganu sekali.

Karena kita sombong.
Maka sungguh kita minta maaf tidak menerima para sponsor yang menawarkan 100 – 200 ribu rupiah, tapi minta imbalannya aneh-aneh.

 

Karena kita sombong.

Tidak semua sponsor bisa nampang di kaos Juguran Blogger yang selalu keren. Simpel aja. Karena kita pengen kaos-kaos Juguran Blogger (yang selalu keren), tetap keren dipakai di luar acara Juguran.

 

Karena kita sombong.

Space bicara bagi para sponsor hanya satu sesi. Selebihnya untuk promosi wisata dan potensi Banyumas.

 

Karena kita sombong.

Kita tidak pernah mewajibkan peserta untuk menulis sekian tulisan. Yang penting ketika datang dan selama di Banyumas semua merasa bahagia.

 

Karena kita sombong.

Angka 20 jumlah peserta di setiap Juguran Blogger adalah angka yang selama ini bisa kita tanggung.

Tidak hanya anggaran, tapi juga pelayanan. Karena prinsip yang tidak bisa ditawar dari Juguran Blogger adalah : kebahagiaan para promotor Banyumas yang sudah datang dari jauh-jauh ini.

Tidak ada gunanya mengundang ratusan promoto jika tuan rumah kewalahan dan berbuah nyinyiran di internet.

 

Maka kita terharu… sudah sesombong itu.

Selalu… ketika membaca tulisan-tulisan yang dihasilkan, selalu membuat basah hati ini.

Tanpa kewajiban menulis, tapi ternyata buanyak sekali tulisan, konten sosmed, video,  selalu dihasilkan dengan kesan gembira. Malah sempat juga kemarin jadi trending topic twitter…. #wohoho

juguran blogger indonesia 2017

Membaca tulisan-tulisan itu, tampak sekali jika semuanya ditulis dengan rasa bahagia telah mengikuti acara Juguran Blogger.

Kebahagian itulah yang selalu membuat kita yang di Banyumas ini merasa berlipat lagi kebahagian kita…

Terima kasih… terima kasih sudah bahagia selama di Banyumas…

Usap air mata
Melambaikan tangan
dan turun dari panggung…

Eh… kayaknya lelucon di paragraf sebelumnya sudah pernah dipakai ding…

(tulisan ini sebetulnya sub-judul terakhir dari rangkaian tulisan tentang Juguran Blogger. Tapi karena sepertinya lebih “ngajak berantem” yang terakhir ini, akhirnya saya tampilkan buat seri pertama. Seri ke 2 – 3 nya lebih selow kok 😀 )

Iklan