Amprokan Blogger Bekasi

Melanjutkan cerita Amprokan Blogger Bekasi : Hijau, Bersih – Bersinar.
Kali ini diniatkan untuk ikut lomba :berdoa:
Maka, kali ini ceritanya lebih terperinci kegiatan di sana…sedikit.

Setelah menghabiskan sarapan ketiga (lontong sayur enak di stasiun Bekasi, Pop Mie hangat begitu sampai di As-Haj, Nasi goreng seafood luar biasa di As-Haj juga), maka tidak ada keluhan lagi untuk memulai hari ini dengan penuh semangat meski belum tidur semalaman.

Sebagai blogger optimis, saya hanya membawa 1 kemeja ganti buat ke Mahkamah Konstitusi esok harinya. Alhamdulillah, keoptimisan saya terjawab. Saat mau berangkat, entah panitia yang mana merayakan ulang tahun!

Buktinya, ada yang bagi-bagi kaos, name-tag dan pin!

Sayang, pin-nya cuma bertahan sampai hari kedua…setelah itu hilang entah kemana…(nangis_kosehan).

Maka, Perjalanan pun Dimulai.

JRENG JREEENG….

Peserta naik ke bus sesuai nomer di name-tag.

Hebatnya, meski rusuh, para blogger naik bus-nya satu-satu lho. Bukan dua-dua, atau lima-lima sekalian. Lihat saja :

Dengan pengawalan ketat Densus 88 Polisi, rombongan bus pariwisata para blogger dari seluruh Nusantara ini bergerak nyaman terhindar dari kemacetan. Beriringan seperti penganten sunat menuju Monumen Perjuangan Rakyat Bekasi.

monumen-perjuangan-rakyat-bekasi
monumen-perjuangan-rakyat-bekasi

(foto diambil dari Pak Andy yg entah ngambil dari mana)

Perjalanan dilanjutkan ke Bantar Gebang.

Tidak heran jika kota Bekasi optimis bisa meraih Adipura. Lha punya tempat sampah sebesar dan seluas ini, je. Kan semakin besar tempat sampahnya, semakin bersih suatu daerah, ya to?

Cuman…agak repot juga ya yang tinggal di Bekasi Barat…kudu jauh-jauh ke Bantar Gebang kalau mau buang sampah:mrgreen:

Setelah puas mengagumi gunungan megah sampah, bus mampir rehat di Himpunan Industri Pengrajin Boneka (HIKIPB…lho,kok kepanjangan dan akronimnya ga sinkron?). Ah biarlah…mungkin karena saya tidak begitu menyimak saat itu karena terlalu fokus pada kotak snack yang disediakan di sana.

Kepanjangan dan singkatan yang ajaib

Setelah mendengar sambutan-sambitan dari berbagai pihak, peserta Amprokan Blogger Bekasi 2010 dipersilahkan meninjau  lokasi produksi boneka. Langsung saja saya mengagumi proses produksi itu yang dikerjakan oleh tangan-tangan ahli secara higienis dan melalui proses mesin yang modern…(kok seperti iklan obat anti masuk angin ya😀 )

Pabrik Boneka
Pabrik_Boneka

Sepulang dari pabrik dapat souvernir dari industri boneka ini. Tidak mengurangi rasa hormat hamba…hanya saja sebelum ini saya punya tragedi PINK!

all about pinky (doh)
all about pinky

Perjalanan dilanjutkan, masih di Bantar Gebang. Dekat-dekat lokasi pabrik boneka itu. Menuju Sumur Batu. Dimana sampah jadi setrum.

Idenya mungkin sederhana saja : kentut saja bisa menggerakkan benda-benda di sekitarnya… (buktinya : orang2 disekitar yang kentut lebih memilih kabur daripada diam ditempat). Masak kentut…eh, sampah yang menggunung ini tidak bisa dimanfaatkan untuk menggerakkan sesuatu.

Terciptalah pembangkit listrik dari tenaga gas (metan).

Cara kerjanya pun sederhana :

Sampah dibekap sampai mengeluarkan gas metana => gas metana ini dialirkan ke turbin-turbin => turbin yang merasa tidak nyaman karena disembur gas sampah yang sudah dibekap (bayangkan saja : sampah biasa aja dah bau…apalagi sampai disekap sampai keluar keringatnya…dan gas tentunya), memilih lari=> turbin-turbin yang lari ketakutan karena disembur gas metana inilah yang bisa menghasilkan listrik…

See? melihat penjelasan brilian di atas, saya juga masih heran…kenapa dosen-dosen teknik itu men-DO saya.

Kira-kira satu RW merasakan manfaat listrik hasil pengolahan limbah sampah ini.

IPLT

Foto Langka di Balaikota Bekasi

Langsung ke cerita ini ah…dah pegel, je.

Foto penari-penari cilik sebelum beraksi di panggung hiburan malam buat peserta Amprokan Blogger 2010, yang diadakan di Balai kota Bekasi malam hari.

Dari pengalaman mengambil gambar ini, jadi tau bagaimana trik mengusir fotografer resmi yang memang ditugaskan mengambil foto penari-penari cilik ini. Yaitu dengan cara pura-pura memfoto fotografernya sendiri….*dengan catatan fotografernya cantik dan tidak narsis*😆

The little dancers

Fabulous Five

Lima blogger yang secara ajaib dipertemukan plurk dot kom. Seiring berjalannya waktu, meski ada beberapa yang sudah veteran plurk tetap terjalin persahabatn yang unik dan asyik. Unik karena masing-masing berlatar belakang kota yang berbeda dan saat ini pun tidak tinggal di satu kota yang sama. Asyik, karena didasari oleh persahabatan murni…well,uhm…untuk saat ini (ga tau juga kalau ternyata sudah ada lobi-lobi tingkat tinggi.).

Berlima akhirnya bertemu di acara Bekasi Bersih Partisipasi Blogger (baca : Amprokan Blogger). Berlima adalah : Pradna, Dhodie, Ratu, Illa, Cici.

Akhirnya tercapai cita-cita untuk foto berlima

ki-ka : Pradna, Cici, Ratu, Illa, Dhodie

Karena personil sudah lengkap, akhirnya bisa berseru :

Henshin!

(Berubah!)