25 Agustus 1991, 18 tahun yang lalu dunia TI dikejutkan mail dari mahasiswa jelata (saat itu, sekarang sih sudah jadi multijutawan), yang dikirimkan ke milis comp.os.minix.

Mail yang berisi kode sumber bebas pakai dari kernel yang dia buat, ditengah sesaknya OS propietary yang dijual dengan harga gila-gilaan, membawa angin segar dan perubahan yang disambut suka cita. Melebihi harapan sang penulis kernel itu sendiri.

Namanya, sebagai penghormatan diabadikan sebagai nama OS dan kernel yang ditulisnya : Linux, dari nama aslinya Linus Torvalds.

Sesuai fitrah manusia adalah makhluk sosial yang suka berbagi, perkembangan linux begitu menakjubkan dengan adanya orang-orang yang sukarela berbagi ini.

Sejak pertama ditulis hingga sekarang (semoga tetap seperti ini), kernel linux dimaksudkan untuk memerdekakan dari pemakaian perangkat lunak yang membatasi penggunanya. Termasuk pembelian yang hanya lisensinya saja ..Bisa dibayangkan, beli mahal-mahal tapi bukan jadi milik kita. Sudah membayar, masih juga disuruh mematuhi syarat pembatasan pemakaian barang yang sudah dibeli saat menginstallnya (bukankah saat kita mengeluarkan uangitu  berati menyetujui syarat2 yg ditetapkan?)

Kernel linux juga dimaksudkan untuk memerdekakan dari pemakaian barang bajakan. Karen membajak adalah mencuri, sesuai hukum positif. Kenapa harus mencuri kalau ada yang sejenis bebas kita pakai?
Bukankah kita sedikit banyak merasa sakit hati saat jawaban yang kita tutupi baik-baik saat ujian, ternyata masih ada yang menyontek dan mendapat nilai yang sama dengan kita?

Merdeka, dari diri sendiri, dari hal kecil dan dari sekarang. Merdeka!

Inilah salinan mail yang bersejarah tersebut :

From: torvalds@klaava.Helsinki.FI (Linus Benedict Torvalds)
Newsgroups: comp.os.minix
Subject: What would you like to see most in minix?
Summary: small poll for my new operating system
Message-ID: <1991Aug25.205708.9541@klaava.Helsinki.FI>
Date: 25 Aug 91 20:57:08 GMT
Organization: University of Helsinki Hello everybody out there using minix –
I’m doing a (free) operating system (just a hobby, won’t be big and
professional like gnu) for 386(486) AT clones. This has been brewing
since april, and is starting to get ready.I’d like any feedback on
things people like/dislike in minix, as my OS resembles it somewhat
(same physical layout of the file-system(due to practical reasons)
among other things). I’ve currently ported bash(1.08) and gcc(1.40),and
things seem to work.This implies that I’ll get something practical within a
few months, andI’d like to know what features most people would want. Any
suggestions are welcome, but I won’t promise I’ll implement them:-)
Linus (torvalds@kruuna.helsinki.fi)
PS. Yes – it’s free of any minix code, and it has a multi-threaded fs.
It is NOT protable (uses 386 task switching etc), and it probably never
will support anything other than AT-harddisks, as that’s
all I have😦.

Quote ini saya ambil dari sini

Selamat Ulang Tahun Linux ke 18.