Sabtu tanggal 7 Maret 2009, saia menorehkan sejarah. Yaitu kopi darat (saia sih lebih suka nyebutin kopdang = kopi dangdut,ngupi-ngupi sambil dengerin lagu dangdut ter-lha-lhu) dengan seseorang dari dunia maia, plurker dan blogger pulak. Kopdang dengan Blogger Endar

Setelah saling berbalas ribuan sms buwat acara kopdang ini (lebay,jelas), dan sempat nyaris salah Perumahan, Kang Endar menelpon saia (gregetan mungkin : “ini anak ndak mudeng2!!”). Begitu ditelpon,saia langsung punya definisi baru buwat suara Kang Endar di telpon. Suaranya bukan renyah, bukan keras, bukan lembut…tapi empuk! Heran juga saia, apalagi ndak ada aksen Banyumasan pada nada bicaranya. Maka, dengan mempertaruhkan nama besar kakek saia,akan kupecahkan misteri ini! (kakek-mu ki sopoo?!!)….Jawaban misteri ini akan terungkap pada saat pertemuan saia dan Kang Endar.

Keesokan harinya, saia mampir di warnet hotspot untuk mencoba program terlarang bagi area hotspot. Benar saja, baru sebentar saia menjalankan program yang harusnya disegel ini, nurani keadilan saia berontak dan segera saia matikan software yang bisa meng-cut IP orang lain yang sedang menggunakan fasilitas hotspot disitu,sehingga smua benwith saia monopoli. Dengan perasaan tidak bersalah, saia segera muluncur ke markas penguasa www.endarfitrianto.blogspot.com

depan rumah kang Endar
depan rumah kang Endar

Sesuai permintaan saia, untuk acara penyambutan ndak usah repot-repot,cukup potong pita dan tari-tarian aja. Dan setelah acara penyambutan selese, dilanjutkan dengan berfoto bersama di teras rumah mas Endar. Seperti terlihat pada foto diatas….well,uhm, ga perlu dijelaskan mana saia dan mana Mas Endar, kan? Jelas, dandanan tuan rumah-lah yang paling tidak siap, karena saia datang terlalu pagi dan tentu saja, sarapan adalah incaran utama saia…khukhukhu…(devil)

ngglosor1

Setelah basa-basi dan hidangan selese digelar, kita pun bersiap surfing miyabi internet. Karna di tempat kang Endar, telah langganan internet unlimited, berkolaborasi dengan tetangga sebelah. Saat itulah tiba2 ada kilatan lampu blitz dari paparazzi di depan kami, sehingga mas Endar tidak sempat memperbaiki posisi beliau😀

Disela-sela pemotretan itu, kami pun ngobrol-ngobrol ringan. Akhirnya, dari sini diketahui Mas Endar ternyata aslinya dari Solo, bukan Banyumas. Suara yang empuk dan aksen bandek (aksen Jawa non-Banyumas) akhirnya diketahui jawabannya … semua misteri telah terpecahkan!

ngoprek1

ngoprek2

Dua user linux, saat kumpul tentu saja yang dilakukan adalah ngoprek linux! *jumawa*

ruang kerja Kang Endar
ruang kerja Kang Endar

Tak puas ngoprek di ruang tamu, kita pindah ke kamar kerja mas Endar yang full komputer. Liat aja monitor yg jd background-nya…ngeri!

……….

Oke,oke…soal ngoprek linux itu hoax

Aslina, karna kamera pinjaman yang saia bawa, baru 2 kali jepret, batrenya abis! Jadilah kita poto-poto di depan tanktop laptop😀

Di kopdang saia yang pertama kali dalam sejarah ini, saia menyadari…betapa jauh-jauh dibela2in kopdang, ternyata bagaiamanapun juga, manusia-manusia internet tak bisa dipisahkan dari sarana yang mempertemukan dan saling mengenalkan mereka. Jadilah, saia sibuk browsing, plurking dan YM di ruang tamu, sedangkan Kang Endar melakukan hal yang sama di ruang kerjanya. Percakapan kami lakukan via YM, biar masih bisa dibilang waras, kami mengajak @Quinie

untuk conference YM….hahaha (rofl)

etelah perut terisi penuh, dan hari beranjak di tengah (baca: tengah hari), saia pun pamit. Dengan janji palsu bakal main lagi setiap saia berkunjung ke kota ini.

Terima kasih atas keramahan, Blogger Endar yang menerima saia dari negeri seberang *menjura*