Romadhon dan Syawal sudah di penghujung mata.

Tidak ada salahnya kalo kita kembali mereview program Kstars. Program ini dapat membantu memberi gambaran kapan 1 romadhon ato 1 syawal di tahun ini. Bahkan kalo tau rumusnya, dapat juga sebagai alat bantu menentukan waktu sholat.

Tentu saja Kstars ini bukan program real-time tapi merupakan sekumpulan data perhitungan konstelasi bintang gemintang. Jadi kalo emang lain ama kenyataannya..jangan diambil hati. Jadikan untuk bersenang-senang aja😀

Referensi aku ambil dari blognya Pak Rusmanto Infolinux . Dan OS yang aku gunakan Ubuntu 8.04. Dan kalo ternyata langkah-ku mereview salah…ya,kan masih dalam suasana lebaran, jadi maafin ya! 🙂

Lets Play with KStars!

  1. Jalankan kstars dari menu: => Education | KStars. Kita akan melihat
    Kstars dengan waktu yang sesuai dengan waktu komputer. Kstars juga
    menampilkan petunjuk penggunaan yang berjudul Tip of the Day.
  2. Tentukan tempat yang akan kita gunakan sebagai acuan. Klik =>Setting
    => Set geographic location. Misalnya kita pilih daerah Jakarta, Indonesia (kalo mau lebih tepat di kota kita, masukkan aja longitude dan altitude kota kita masing-masing)
  3. Tentukan waktu yang akan kita teliti, dengan klik => Time => Set time.
    Kita lihat status pada tanggal 31 Agustus 2008 sore menjelang malam
    sebelum 1 September 2008, pada waktu mendekati matahari terbenam di
    Jakarta, misalnya pukul 17.00.
  4. Cari posisi matahari pada hari dan jam di atas. Klik => tab Pointing =>
    Find Object, atau Ctrl-F, lalu ketikkan sun (matahari).
  5. Klik kanan pada sun atau matahari. Ternyata matahari pada saat itu
    akan terbenam (Set time) pada pukul 17.52.
  6. Kita mencari bulan (Moon) dengan cara yang sama ketika mencari
    matahari, klik => tab Pointing => Find Object, lalu ketikkan moon. Ternyata bulan
    pada saat itu telah jauh di atas ufuk atau horison. Dengan pemahaman bahwa awal bulan artinya
    bulan “kelihatan” (berada di atas ufuk) pada saat matahari
    terbenam, maka hari esoknya (1 September 2008) Insya Alloh sudah pasti bulan
    Romadhon.

Di bawah ini tampilan bulan (benda bulat hitam di atas) saat matahari akan terbenam (benda bulat kuning di bawah) dilihat dari Jakarta pada 31 Agustus 2008 pukul 17.50 WIB.

Untuk memastikan kita bisa mundur satu hari.

Kita coba memundurkan waktu ke tanggal 30 Agustus 2008. Kita cari
matahari, dan terlihat bahwa saat itu matahari terbenam pukul 17.53.
Lalu kita cari bulan, yang terlihat sudah terbenam sejak pukul 17.28. Jadi bulan, belum kelihatan saat matahari terbenam. Ini mempertegas kalau tanggal 1 September 2008 Insya Alloh bulan Romadhon.

Dan kemungkinan tahun ini tidak terjadi perbedaan pendapat tentang 1 Romadhon dan 1 Syawal (Amin).

Ini tampilan bulan pada 30 Agustus 2008 pukul 17.50 WIB saat matahari akan terbenam dilihat dari Jakarta.

Untuk menenentukan 1 Syawal, bisa menggunakan langkah diatas dengan penyesuaian tanggal dan waktu.

Demikian.
Marhaban Ya Romadhon…