Purwokerto, 4 Agustus 2008 Pukul 20.45
Aku dapat telpon dari temen. Dia cerita tentang niatnya yang akan meng-uninstall Windows Vista Genuine bawaan dari laptopnya (hiks, sayang sekali). Pertimbangannya, karena banyak software bajakan hasil crack ato patch yang gak mau jalan di Vista.

Aku sendiri cuma sesekali mencoba produk Microsoft ini (karena jelas alasannya, nggak mampu!), jadi aku nggak bisa komentar banyak. Nggak tau juga, apakah program-program yang mau dia install kompatibel dengan Vista atau memang Vista tidak mau menerima program bajakan.

Ada beberapa hal yang muncul di pikiranku. Tapi sebelumnya, sori kalo nggak mengikuti perkembangan Vista dari awal sampe sekarang, jadi ini hanya dugaan sesa(a)t:

  1. Kalo toh nanti semua software bajakan bisa berjalan di Vista, tentunya Microsoft bakal mengeluarkan produk yang lebih anti bajakan lagi. Ini berarti => repot.
  2. Misalnya sekarang sudah beredar bajakan program yang bisa jalan di Vista asli, tetep harus jeli saat membeli software itu. Karena siapa tau itu cuma propaganda cover software bajakan itu biar laku. Lagi-lagi ini => repot.
  3. Ato mungkin seperti temenku ini yang tidak punya waktu untuk bersusah-payah meriset software bajakan yang bisa jalan di Vista asli, memilih untuk menghapus Vista dan berniat mengganti dengan Windows XP yang tentunya bajakan. => repot dan sayang Vista oroginal-nya yang dikorbankan.
  4. Kenapa nggak membeli software asli yang support Vista? Toh, secara ekonomi dia jauh lebih mapan daripada pengejar mimpi tidak jelas ini? Wah, kalo semua software yang dibutuhkan dibeli versi aslinya, bakal ngajak miskin kali ya. =>repot juga jadinya.

Jadi timbul pertanyaan: Kenapa semua kerepotan diatas, nggak dikonversikan jadi kerepotan di awal-awal mempelajari Open Source?

Paling-paling investasi awal adalah membengkaknya tagihan internet, anggaran belanja kopi dan sedikit tambahan biaya buat pijet encok. Tapi setelah menguasai dan terbiasa, ya semuanya jadi seperti saat menggunakan OS bajakan, kan. Mudah dan menyenangkan.

Ini kemungkinan yang mungkin nggak terjadi (rekursif kalimat tiada akhir! ;p ) : Secara teratur, Microsoft kan mengeluarkan rilis terbaru untuk OS-nya. Semakin lama semakin tak tersentuh program bajakan. Jika suatu saat OS Microsoft begitu sempurna sampai-sampai tidak crack-er yang bisa menembusnya…wuah, bakal laris tuh OS Open Source!

Demikian, impian dari pengejar mimpi yang tidak jelas.
Kalo ini diposting beberapa hari setelah waktu kejadian, itu semata karena aku lagi di daerah dengan modal kualitas GPRS yang semakin tidak jelas. Jadi kalo mo posting ini di wordpress, bakalan nggak jelas kapan selesai uploadnya.