Bagi aku yang baru menjalankan petuah ajaib itu, rasanya luar biasa!

Selama ini aku menjalani hidup dengan menjalankan semua yang Penanggung Hidupku inginkan, dan hasilnya….arrrrggh! Batin bimbang, hati tak tenang, hidup jadi tak punya uang. Belum lagi aku harus mengejar ketertinggalanku 10 tahun di bidang komputer.

Dan kini setelah madep mantep (terusannya: mangan melu morotuo) memilih jalanku, sesuatu yang paling mengerikan adalah menghadapi pandangan keluarga yang selama 7 turunan berprofesi sebagai pegawai negeri. But its oke, itu tidak sebanding dengan perasaan meluap-luap karena aku telah memastikan jalan hidupku sendiri.

Jika diperhatikan lebih jauh, secara garis besar komik-komik Jepang hampir selalu menceritakan kehidupan seseorang yang berjuang dengan segenap tenaga dan seringkali usahanya tidak membuahkan hasil dan membuahkan cemoohan, tapi toh sang tokoh selalu bisa bangkit. Karena sang tokoh senang dengan apa yang dia kerjakan.

Bagaimana seseorang merasa bosan untuk sesuatu yang dia senangi?

Begitulah,

Kita akan rela melakukan apa saja hanya untuk sekedar bisa bertanding lebih lama, bisa lebih banyak ataupun memukul lebih baik.

Tentu saja semua usaha dan jerih payah supaya kita lebih bisa di bidang yang kita sukai, akan mengantarkan kita kepada kesuksesan. Kesuksesan tidak selalu berkorelasi positif dengan banyak harta, kan (sayangnya, banyak harta itulah yang selalu dijadikan ukuran kesuksesan di keluargaku sejak 7 generasi silam).

Memang banyak harta itu menyenangkan tapi kalo bukan dengan jalan melakukan sesuatu yang kita senangi?

Ck,

hidup terlalu singkat untuk tidak melakukan apa yang kita senangi.