Beranda > Gerakan Desa Membangun > Kenaikan BBM dan Kelompok Belajar GDM

Kenaikan BBM dan Kelompok Belajar GDM

Ada hubungannya? Mungkin
Nembak keyword? Pasti :D

Seperti sebelumnya, tulisan resminya dari postingan ini sudah saya unggah di Blogger Banyumas . Di sini berisi kesan2 tidak resminya

Seperti yang sudah saya tulis sebelumnya,gerakan desa membangun ini adalah gerakan yang berdasar dari kemauan desa itu sendiri untuk memajukan desanya sendiri.

Tidak ada paksaan.
Tidak ada perintah dari pemerintah.
Tidak ada hasil materi yang langsung kelihatan di sini.

Murni keinginan hati nurani untuk membuat desa tempat tinggalnya jadi mandiri.

Kelihatannya seperti gerakan utopis di tengah situasi sulit seperti ini,ya. Apalagi akhir-akhir ini Bahan Bakar Minyak (BBM) akan semakin membumbung tinggi.

Harga BBM naik memang jadi bencana. TapiĀ  seperti bencana lainnya, yang terpenting adalah apa yang bisa kita lakukan untuk melanjutkan hidup.

Salah satu diantara banyak cara yang bisa dilakukan adalah segera berbenah di desa tempat tinggalnya, dan segera “menjual” potensi desanya kepada dunia.

Kita tahu bahwa perekonomian seluruh dunia saat ini sedang sulit. Makanya, dibanding hanya “menjual” potensi desa ke wilayah sekitar, akan lebih menguntukan jika pasarnya tak terbatas.

Atas kesadaran itulah, para perangkat desa dan elemen masyarakatnya yang teragabung dalam Gerakan Desa Mandiri (GDM) bergegas untuk menindaklanjuti lokakarya GDM sebelumnya. Mereka secara berkelanjutan membentuk kelompok-kelompok kecil untuk belajar bersama.

Saling sharing web portal berita masing-masing desa dan juga penerapan linux BlankOn. Tidak menutup kemungkinan, akan terus berkembang untuk bersama-sama belajar hal baru berikutnya, dan seterusnya.

Meski lokasi lokasi belajar bersama ini berpindah-pindah, tidak menyurutkan semangat para perangkat desa 2.0 ini :) Kegiatan belajar bersama untuk desa yang mandiri itu dilaksanakan di :

gerakan desa membangun di wisma merdeka purwokerto

Gerakan Desa Membangun di Wisma Merdeka Purwokerto

desa mandiri belajar bersama di desa Kutaliman, Banyumas

Suasana santai asik belajar bersama di desa Kutaliman, Banyumas

gerakan desa membangun di desa karangnangka, banyumas

Serius, fokus tapi santai belajar bersama di desa Karangnangka, Banyumas

Semangat, ketekunan dan kemauan keras ini ternyata mulai menampakkan hasilnya. Beberapa instansi pemertintah mulai menunjukkan perhatian kepada gerakan desa membangun ini. Berikut beberapa dokumentasinya :

kominfo di desa melung, banyumas

Tidak perlu repot-repot, Kominfo wilayah Banyumas justru yang datang ke Desa Melung. Selain takjub, Kominfo melakukan banyak dialog di sana.

Ada juga Kunjungan Kerja Disnakertrans Provinsi Jawa Tengah.

Kemudian, siaran (wawancara) di RRI Purwokerto

siaran rri desa membangun banyumas

Kades Desa Dermaji dan Kades Melung on air

Bahkan salah satu tulisan tentang Belajar Ikan di Kaligunung sempat jadi headline di Viva log.

headline viva log gerakan desa membangun

Tulisan Belajar Bertani Ikan di Kaligunung yang jadi headline

Sebuah geliat massa perdesaan yang luar biasa. Kabupaten Banyumas sangat terbantukan dengan Gerakan Desa Membangun Banyumas (rasakan konotasi dari pengucapannya ;) ). Tidak berhenti di situ, desa-desa mengagumkan ini berkeinginan dan terus menyerukan kampanye, bahwa Pemkab Banyumas-pun menggunakan piranti-piranti lunak yang open source. Khususnya racikan anak bangsa, BlankOn.

Insya Allah, akan saya buat tuliskan tersendiri mengenai soal itu ;)

=======================

O iya, terima kasih kepada foto-fotonya (ntar saya dituntut lalgi kalau tidak saya tulis :D ) :

1. Pemerintah Desa Melung.

2. Yossy Suparyo.

3. Prianthon.

About these ads
  1. Maret 30, 2012 pukul 10:43 am

    Wah kerrreeennn habis…. terus maju rakyat banumas… ikut dukung soale adik iparku asli sono juga hehehe

  2. cebong ipit
    Maret 30, 2012 pukul 10:47 am

    suka banget kak :D semoga terus maju

  3. Maret 30, 2012 pukul 12:29 pm

    Supaya tulisan-tulisan desa bisa disebarluaskan kembali secara sistematis, gimana kalau blogger banyumas memiliki fasilitas sindikasi dengan desa-desa kang pradna? jadi makin oke saja geraknannya

  4. Maret 30, 2012 pukul 4:07 pm

    hanya satu komentar” mantep!”

  5. Maret 30, 2012 pukul 4:31 pm

    ahihiihiii asik nih blogger ndesa eksen ;)

  6. Maret 30, 2012 pukul 4:34 pm

    Bali nDesa Mbangun Desa

  7. Maret 31, 2012 pukul 6:36 am

    jadi kangen banyumas,,
    heum.. kapan ya Damae bisa berkontribusi untuk desa terpencil di ujung barat Cilacap itu?

    mantap, kang prad.

  8. April 2, 2012 pukul 1:47 pm

    Wah, tertarik utk kerjasama nih, Prad. Tapi kerjasama non komersial wae….

  9. April 9, 2012 pukul 6:39 pm

    Sangat Menakjubkan Sudah MUncul Gerakan Untuk Membangun desanya… Tidak harus menunggu dari pusat…yang mungkin sudah lupa apa yg harus mereka pikirkan untuk kita.. Hidup GDM Saya Selalu Mendukungmu

    From Asli Ndeso:

    http://www.parungkamal.or.id/

    http://www.master-program.info/

  1. No trackbacks yet.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.874 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: