Beranda > About Blog, Linux > Install WordPress di Ubuntu 8.04

Install WordPress di Ubuntu 8.04

Menjawab pertanyaan Kang Endar soal menginstall wordpress di Ubuntu, saia coba tuliskan install wordpress di Ubuntu, sehingga bisa nge-blog offline…*sok, padahal dari tulisan orang lain*

Saia nemu referensi yang gamblang dan berhasil saia praktekkan. Tulisan milik om Noersilo. Terima kasih saia untuk beliau.

1. Unduh Paket WordPress

  1. Pake System=>Administration=>Synaptic Package Manager=>Search=>Wordpress
  2. atau pake Terminal

$apt-get install wordpress

Saat menginstall MySQL-server untuk pertama kali,akan ditanya password. Saia isikan “root” (tanpa tanda petik).

B. Membuat Database MySQL
dengan terminal pake perintah :
$ mysql -u root -p
Enter password:

setelah itu diketik :
mysql> create database wordpress;

mysql> grant INSERT,SELECT on root.* to root@localhost;

mysql> grant CREATE, INSERT, SELECT, DELETE, UPDATE, DROP on wordpress.* to root@localhost identified by 'root';

mysql> grant CREATE, INSERT, SELECT, DELETE, UPDATE, DROP on wordpress.* to wordpress identified by 'root';

mysql> exit

C. Unduh dan Extract WP file
Unduh WordPress terbaru di sini. Pilih yg ekstensinya : tar.gz tentunya.
Saia sih ekstrak-na di ~/home pake perintah :
tar -zxvf wordpress-2.7.tar.gz -C /home/pradna/Documents

D. Mengatur Konfigurasi WordPress
Hasil ekstrak WP tadi menghasilkan folder WordPress. Buka dan edit file wp-config-sample.php. Saia sih pake gedit (Penyunting Berkas Teks, basa sini-nya) :
// ** MySQL settings - You can get this info from your web host ** //

/** The name of the database for WordPress */

define(’DB_NAME’, ‘putyourdbnamehere‘);

/** MySQL database username */

define(’DB_USER’, ‘usernamehere‘);

/** MySQL database password */

define(’DB_PASSWORD’, ‘yourpasswordhere‘);

/** MySQL hostname */

define(’DB_HOST’, ‘localhost’);

Menjadi :

// ** MySQL settings – You can get this info from your web host ** //

/** The name of the database for WordPress */

define(’DB_NAME’, ‘wordpress‘);

/** MySQL database username */

define(’DB_USER’, ‘root‘);

/** MySQL database password */

define(’DB_PASSWORD’, ‘root‘);

/** MySQL hostname */

define(’DB_HOST’, ‘localhost’);

Kemudian Save As dengan nama wp-config.php

Setelah itu pindahkan folder wordpress (hasil ekstrak-an tadi) ke /var/www
Pake Terminal, ketik :
$ sudo mv wordpress /var/www

E. Instal WP di Browser

Pastikan bahwa Apache Web Server telah berjalan aktif, cek dengan cara ini :

~$ cd /etc/init.d

~$apache2 restart

Setelah sudah pasti aktif Apachenya, maka selanjutnya adalah masukkan alamat WP anda di localhost :
http://localhost/wordpres

Selanjutnya isi:

  1. Blog Title dan E-Mail lalu klik button Install WordPress.
  2. Copy password yang diberikan, kalau perlu dipaste-kan dulu dimana-terserah, lalu klik Login.
  3. Pada form login masukkan admin sebagai user dan paste password yang diberikan tadi.
  4. Setelah masuk ke dalam Dashboard, segera ganti admin password melalui menu User > Your Profile pada menu di sebelah kiri.
    Ganti password dan update profile.
  5. Sekarang WordPress siap digunakan.

Terus,

kalau mau upload postingan di blog yg sesungguhnya, pake menu “Tools-Export” dan “Tools-Import” (di blog asli)

  1. Maret 17, 2009 pada 4:03 pm | #1

    lumayan bagus!

  2. Maret 18, 2009 pada 8:57 am | #2

    hwaa..dapat komen positip dari Developer Blankon (worship)

  3. Maret 18, 2009 pada 8:59 pm | #3

    nuwun kang langsung tak coba yen ra bisa nyong segera lapor maning

  4. Maret 19, 2009 pada 1:06 pm | #4

    @Kang Endar: sip!

  5. Maret 20, 2009 pada 9:44 pm | #5

    makasih ilmunya… saya selama ini cuman bisa di windows.. heheh.. salam kenal yah..

  6. Maret 21, 2009 pada 12:02 pm | #6

    @oops hey : sama-sama, makasih juga dah mampir…salam kenal juga…coba juga sekali2 pake linux (ggodluck)

  7. Maret 24, 2009 pada 10:23 am | #7

    Mmmm, waktunya ilmu2 semacam ini dipraktikkan di blog sendiri, yg domainnya sendiri, bukan numpang WordPress.com. Kepriben.

  8. Maret 24, 2009 pada 4:47 pm | #8

    @ om Brahm…
    teteup keukeuh,pake yg gratisan Om. Biar kl saia is dut kelak (insya Alloh) ilmu ini bakal terus ada….amiin

  9. Maret 26, 2009 pada 11:46 pm | #9

    wah tutorialnya mantep ki saya kopi yah hahaha

  10. Maret 27, 2009 pada 3:02 pm | #10

    @Kang Totok : silahkan,silahkan under GPL kok *sok*

  11. Maret 27, 2009 pada 7:51 pm | #11

    Aku minder kalau ngrembug teori…

  12. Maret 28, 2009 pada 7:05 am | #12

    clingak clinguk… ini tutorial ya? berarti harus dikomen dengan tag2 html juga dong? Waduh… sayah ga bisa… jadi ya saya passss dulu komen di sini…*lah ini apa?!*

  13. Maret 28, 2009 pada 11:31 am | #13

    @Pak Dhe Mar: langsung dipraktekkan aja, Dhe (goodluck)
    @Quinie: makasih awardnya

  14. noersilo
    April 8, 2009 pada 8:23 am | #14

    kok gw dipanggil om sih? hiks… tua amat gw…

    hehehehe
    piss

  15. muhammadnuur
    Mei 16, 2009 pada 9:45 pm | #15

    hi……. maaf kang, numpang copy yah……
    kliatannya sih, nice tutorial……. pengen coba juga

  16. September 4, 2009 pada 3:45 pm | #17

    Tulisannya bagus, thanks.

  17. Oktober 5, 2009 pada 2:19 pm | #18

    jangan panggil gw om dung… gw kan masih sekola…

  18. Inside_Man
    Desember 6, 2009 pada 8:35 am | #19

    Mas bagusan mana pake lampp ato langsung kayak di atas???
    Trus cara ngapus WP kalo installnya kayak di atas gimana???

    • Pradna
      Desember 7, 2009 pada 12:34 pm | #20

      cara diatas setelah Lampp saya install dulu, mas
      lalu setelah cara diatas, saya kopikan lagi folder WP ke /var/www
      jadi kl mau menghapusnya tinggal delete folder WP itu.

  19. rahayu wirasetia
    Juni 29, 2010 pada 10:32 pm | #21

    terimakasih atas tutorialnya
    saya mau tanya,
    untuk wordpress yg install di browser itu eror
    yg tampil “error database conection”
    it knapa y??
    solusinya gmn???
    makasi….

  20. Juli 7, 2010 pada 10:41 am | #23

    saya mau praktek mas. terimakasih ilmunya, ;-) baru pake ubuntu soalnya, hehe

  21. hori
    Juli 14, 2010 pada 7:45 pm | #24

    mas koq waktu buat database error ya, waktu masukkan kode geditnya tu error gmn ?

  22. Desember 21, 2010 pada 8:45 pm | #26

    masih suka pake yang standar..
    tp tetp nice info

  23. nanda
    Juni 24, 2011 pada 2:27 pm | #27

    mas mau tanya ini kalo di implementasikan di ubuntu 10.10 caranya sama ndak ?? ato ada perubahan ??
    please beri penjelasan :)

    • Pradna
      Juni 28, 2011 pada 2:01 am | #28

      tentunya lebih sederhana dari cara di atas.
      setelah install LAMP/XAMPP di 10.10 dan diaktifkan (kalau xampp), kopas aja wordpress di /var/www (Lampp) atau /htdoc di xampp
      selanjutnya tinggal buka http://localhost/wordpress dan diinstal :)

  1. Februari 1, 2012 pada 3:40 am | #1

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 364 pengikut lainnya.